Sriwijaya Hanya Mampu Bermain Imbang Dengan Bali United

260

Sriwijaya Hanya Mampu Bermain Imbang Dengan Bali United – Pernah ketinggalan, Sriwijaya FC pada akhirnya memaksa Bali United FC mesti senang bermain imbang 2-2 dalam pertandingan perdana mereka di Group 4 Piala Presiden 2017, Selasa (7/2) malam WIB, di Stadion Dipta Gianyar.

Hasil itu bikin persaingan di Group 4 masihlah rata mengingat pada pertandingan terlebih dulu arito Putera serta Pusamania Borneo FC juga bermain imbang. Di lain segi, score pada Bali United serta Sriwijaya FC jadi yang paling besar di pertandingan perdana turnamen pramusim ini.

Babak pertama

Bali United serta Sriwijaya FC memeragakan permainan terbuka mulai sejak peluit kick-off ditiupkan wasit. Ke-2 tim silih bertukar lakukan serangan, hingga bikin pertandingan jalan menarik.

Tetapi kubu tuan tempat tinggal terbungkam saat pertandingan baru jalan tujuh menit. Sepakan bebas Hilton Moreira yang menghadap ke segi kanan gawang tak dapat dihentikan penjaga gawang I Made ‘Kadek’ Wardana.

Ketinggalan satu gol, Bali United berupaya bangkit, serta hampir menyamai kedudukan pada menit ke-12. Yandi Sofyan menanduk BOLA sepakan bebas Fadhil Sausu. Tetapi BOLA bisa ditepis kiper Teja Paku Alam, serta setelah itu mengenai tiang.

Stadion Dipta Gianyar pada akhirnya bergemuruh sesudah Marcos Flores menyamai kedudukan lewat eksekusi penalti Marcos Flores pada menit ke-26. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran Hilton pada Ricky Fajrin di kotak terlarang.

Set-piece jadi momok untuk Sriwijaya FC di babak pertama ini. Bermula dari sepakan bebas Fadhil pada menit ke-33, BOLA disambut bek Abdul Rahman, serta berhasil membobol gawang Sriwijaya FC, hingga membawa Bali United membalikkan kondisi jadi unggul 2-1.

Sriwijaya FC setelah itu menambah irama permainan untuk menguber ketertinggalan. Mendekati babak pertama selesai, Hilton menjebol gawang Bali United, tetapi dibatalkan wasit lantaran dikira dalam posisi off-side, hingga score 2-1 tetaplah bertahan.

Babak kedua

Sriwijaya FC yang ketinggalan satu gol menambah tempo permainan manfaat menyamai kedudukan dengan menghimpit pertahanan Serdadu Tridatu. Tetapi mereka alami kesusahan untuk mendekati kotak penalti.

Kesempatan didapat Sriwijaya FC lewat Rachmat Hidayat di menit ke-54, sayangnya tidak berhasil mengoptimalkan kans itu. Walaupun berdiri bebas, Rachmat pilih menyontek BOLA, hingga dengan gampang diamankan Kadek.

Sriwijaya FC kembali memperoleh kesempatan pada menit ke-62. Hilton yang masuk dari segi kanan pertahanan Bali United melepas umpan silang, namun pemain pengganti Airlangga Sucipto tak dapat menyundul bola dengan baik, lantaran bola sangat licin akibat hujan deras yang mengguyur Gianyar.

Bali United berupaya keluar dari desakan Sriwijaya FC. Tetapi serangan mereka bisa dikandaskan barisa belakang Laskar Wong Kito. Sepakan bebas Fadhil pernah meneror di menit ke-76, namun bisa ditepis Teja.

Cuma saja, kelengahan di barisan belakang Bali United bikin Sriwijaya FC sukses menyamai kedudukan tiga menit mendekati pertandingan selesai lewat Alberto Goncalves, hingga kompetisi ditutup dengan score imbang 2-2.